Website Paroki St. Fransiskus Asisi Tebet sudah pindah domain
Anda akan dialihkan ke domain yang baru dalam (10) detik...







Jika pengalihan tidak berhasil silahkan klik DISINI untuk beralih secara manual

Jl.H.Ramli No.24, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870 | Tel (021)8303111 | Fax (021)8318217 | E-mail sanfransis@gmail.com

SELAMAT DATANG, PINTU PESTA TUHAN TELAH TERBUKA UNTUK ANDA, SILAHKAN MASUK... "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dengarkanlah perkataannya" (Kel 23:20-21)

Halaman Muka | Renungan Harian | Dewan Paroki | Wilayah dan Lingkungan | Foto

Kamis, Mei 10, 2012

10 Mei 2012
Pekan PASKAH V (P)
St. Antonius dr Florence; St. Damianaus de Veuster; St. Gordianus dan Epimakus

”Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demi­kianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.”

Renungan
Pada masa awal Gereja, syarat menjadi murid Yesus amat sederhana, yaitu seseorang harus menyatakan imannya akan Allah dengan perantaraan Yesus Kristus dan setelah itu orang tersebut dibaptis dengan air dan Roh Kudus.

Syarat yang sederhana ini tidak berarti menjadi orang Kristen cukup mengucapkan syahadat itu. Menjadi orang Kristen tentu saja terikat kewajiban untuk menghayati dan mengamalkan imannya dengan benar dan baik, sesuai dengan perintah Allah sendiri. Kewajiban ini bukan untuk mengikat seseorang ke dalam sebuah hukum yang membuatnya tidak bebas, tetapi supaya kasih Allah semakin hidup dan berbuah serta memberikan sukacita yang penuh dalam diri setiap orang yang mampu menjalankannya. Hukum yang dihayati dan dijalankan dengan kasih menghantar setiap orang kepada pengalaman akan kasih Allah.

Setiap orang beriman tentu ingin mengalami apa yang namanya “sukacita yang penuh” tersebut. Namun, bagaimana cara untuk memperolehnya? Yesus dengan jelas memberikan rumusnya, yakni: “Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.” Sukacita yang sempura hanya berasal dari perbuatan kasih seturut perintah Yesus.

Ya Tuhan, ajarilah aku mencintai hukum-hukum-Mu agar dengan itu aku menikmati sukacita yang penuh seperti yang Engkau janjikan. Amin.

Diambil dari Ziarah Batin 2012

0 comments: