- Bacaan I: Kejadian 9:1-13
- Bacaan Injil: Markus 8:27-33
Renungan
Kita gelisah, gusar dan takut ketika mendengar isu bahwa banyak umat Katolik yang menyeberang ke agama lain. Demikian pula isu yang sama dialami juga oleh yang mayoritas bahwasannya kristenisasi sudah amat membahayakan, Yesus sudah amat tenar dan para muridNya juga setia mengikuti Dia kemanapun Dia pergi. Lalu, apakah kalu begitu sudah beres? Yesus menuntut adanya suatu komitmen personal dari setiap pengikutNya, bukan melulu ikut ramai-ramai dimana setiap komunal bin massal terdapat rakyat yang mengelu-elukan Dia.
Setiap langkah penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus, kata “iman” senantiasa disebut. Dan iman yang dimaksud ialah “secara pribadi menerima Dia sebagai Penyelamat, yang diutus oleh Allah di surga”. Iman individual menentukan hubungan pribadi antara kita manusia dengan Allah. Sementara, iman konvensional bisa saja mewujud di dalam pelaksanaan hukum-hukum Allah secara harfiah bin lahiriah, sementara hatinya jauh dari Allah. Dalam kasus orang muda kaya, yang sedih hatinya karena Yesus menuntut adanya suatu komitmen total guna mengikuti Dia, kita temukan kerapuhan praktis keagamaan yang secara ritual hebat, tetapi bila dilihat dari esensinya singguh tidak mencerminkan bahwa seseorang dekat-melekat dengan Allah.
Ya Yesus, hari ini hanya satu pintaku: bantulah aku agar konsekuen pada iman kepercayaan yang dengan mudah aku lafalkan dengan mulutku ini. Amin
Diambil dari Ziarah Batin 2009
0 comments:
Posting Komentar