- Bacaan I: Sir 2:1-11
- Bacaan Injil: Markus 9:30-37
Renungan
Renungan menjelang hari Rabu Abu memiliki tradisi yang telah diseret kepada praktik kehidupan yang amat jauh dari keutamaan Kristiani, yaitu “Mardi Gras”, hari terakhir dari tiga hari karnaval (lembah kedagingan). Orang diperbolehkan berpesta-pora sebelum masa pantang dan puasa yang lama dan panjang, yang dimulai pada hari Rabu Abu. Untuk umat Kristinani di banyak tempat, kebiasaan seperti ini, yang semestinya menjadi “kesalehan rakyat” guna sebuah tahapan hidup yang lebih luhur, telah meninggalkan kebiasaan buruk yang semakin jauh dari nilai-nilai Kristiani. Cukuplah kita menyebut tradisi karnawal di Amerika Latin, khususnya di negara Brasil. Minum minuman keras pun telah menjadi ciri diantara kita, yang dicela oleh saudara-saudara Muslim, namun telah melemahkan moral kita yang kebablasan menikmati “Mardi Gras”. Sayang bukan?
Kita mesti tegas dan berani menentukan dengan tolak ukur “cukup” iatu tidak kurang atau tidak lebih. Pas! Tolok ukur ini juga akan kita pakai untuk memaknai pengorbanan diri kita khususnya melalui Aksi Puasa Pembangunan (APP). Harmoni kehidupan telah ditawarkan kepada kita oleh Yesus, yakni mau menerima ganjaran menjadi orang besar, setelah lebih dahulu mau menjadi kecil, yakni dengan menjadi pelayan bagi orang lain.
Tuhan Yesus, embusilah aku dengan RohMu agar bersemangat ugahari dalam hidup ini. Amin
Diambil dari Ziarah Batin 2009
0 comments:
Posting Komentar