- Bacaan I: Kejadian 3:1-8
- Bacaan Injil: Markus 7:31-37
Renungan
Kisah penyembuhan Yesus terhadap orang yang tuli dan gagap ternyata unik. Tahap pertama, Ia memisahkan orang yang sakit dan tuli itu dari orang banyak. Ia mengajak orang itu sendirian bersamaNya. Jadi, mereka hanya berduaan saja: Yesus dan yang bersangkutan!
Selanjutnya, Yesus memasukkan jariNya ketelinga orang itu. Ia meludah dan meraba lidah orang itu. Lalu, Ia menengadah ke langit, menarik nafas dan berkatanya kepadanya: Efata! Terbukalah! Dan seketika, sembuhlah orang itu! Ia mendengar, ia berkata-kata!
Yesus memasukkan jariNya ke telinga orang itu dan ia mendengar. Yesus meraba lidah orang itu dan ia berkata-kata. Memasukkan jari ke telinga dalam bahasa Jawa ‘ndulek" (nyogok telinga). Karena didulek Yesus, telinga yang tuli mendengar. Karena diraba Yesus, lidah yang gagap sembuh dan mulai mampu berkata-kata!
Tuhan Yesus Kristus, syukur bagiMu karena Engkau senantiasa dekat denganku. Berkenanlah membuka telinga hati dan budiku, serta membuat lidahku mampu mewartakan sabdaMu, kini dan sepanjangang masa. Amin.
Diambil dari Ziarah Batin 2009
0 comments:
Posting Komentar