Website Paroki St. Fransiskus Asisi Tebet sudah pindah domain
Anda akan dialihkan ke domain yang baru dalam (10) detik...







Jika pengalihan tidak berhasil silahkan klik DISINI untuk beralih secara manual

Jl.H.Ramli No.24, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870 | Tel (021)8303111 | Fax (021)8318217 | E-mail sanfransis@gmail.com

SELAMAT DATANG, PINTU PESTA TUHAN TELAH TERBUKA UNTUK ANDA, SILAHKAN MASUK... "Sesungguhnya Aku mengutus seorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. Jagalah dirimu di hadapannya dengarkanlah perkataannya" (Kel 23:20-21)

Halaman Muka | Renungan Harian | Dewan Paroki | Wilayah dan Lingkungan | Foto

Jumat, Februari 27, 2009

27 Februari 2009


Renungan

Baru tiga hari kita berada dalam masa prapaskah, masa pantangan dan puasa. Dalam Injil hari ini, Tuhan Yesus mengaitkan alasan para pengikutNya untuk berpuasa dengan kepergian atau kematian "sang mempelai". Sang mempelai yang dimaksudkan itu adalah DiriNya sendiri. Para murid (akan) berpuasa karena mereka tengah berdukacita. Mereka berdukacita karena keholangan sosok yang amat mereka kasihi. Dengan demikian dukacita maupun puasa mereka merupakan ungkapan "bahwa mereka amat mengasihi Guru dan Tuhan Mereka".

Alasan yang sama sepantasnya juga menjadi milik kita bila pada masa ini kita melakukan pantang dan puasa. Kita mau berpantang dan berpuasa pertama-tama karena kita mau menunjukkan kasih kita kepada Tuhan Yesus, bukan karena kita mau ikut-ikutan atau karena merasa diwajibkan oleh Gereja kita.

Diambil dari Renungan Harian Mutiara Iman 2009

0 comments: