- Bacaan I: Yes 58:9-14
- Mazmur: Mzm 86:1-6
- Bacaan Injil: Luk 5:27-32
Renungan
Pepatah mengatakan, "Semut di seberang laut tampak, sedangkan gajah di kelopak mata tidak tampak!" Dengan mudahnya kita mengecam kejahatan orang-orang di sekitar kita. Sementara itu, betapa sulitnya kita bercermin tentang diri kita sendiri, yakni melihat cacat cela yang ada di dalam diri, di dalam hati, dan jiwa kita. Pada dasawarsa terakhir ini, betapa sangat mudah dan beraninya kita menyalahkan orang lain, tidak terkecuali pemerintah kita. Apakah akan kita teruskan demikian? Atau marilah kita mulai melihat diri kita sendiri, meneliti batin kita sendiri, melakukan refleksi dan membangun kepribadian yang tangguh kuat. Ya, membangun karakter yang diperlukan untuk sebuah bangsa dan negara yang tidak mudah diombang-ambingkan oleh arus globalisasi, sekularisme, material-ateistis, serta isme-isme lain yang merusak kepribadian kita.
Untuk itulah kita diantar memaknai arti pantang dan puasa di dalam terang Injil hari ini, ketika Yesus pun mau bersinggungan dengan orang berdosa: bukan hanya Dia dekati, berpesta bersama mereka, tetapi juga memanggil dia, mereka, untuk suatu kesempurnaan hidup yang Dia tawarkan. Bagus, bukan?
Ya Tuhan Yesus, janganlah apriori terhadap diri hamba ini, tetapi terimalah apa adanya. Ampunilah aku dan biarkan aku menjadi semakin sempurna bersama-Mu. Amin.
Diambil dari Ziarah Batin 2009
0 comments:
Posting Komentar